Kelanjutan Prakerja Belum Pasti, Manajemen Tunggu Transisi Pemerintahan
15 Oktober 2024, 18:49:13 Dilihat: 192x
Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja belum dapat memastikan kelanjutan pengembangan kompetensi kerja dan kewirausahaan bagi masyarakat pada tahun depan. Mereka mengaku masih menunggu transisi
Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari mengatakan saat ini pihak manajemen masih menunggu kebijakan dari pemerintahan presiden terpilih Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
"Saya tidak bisa memberi komentar sekarang, tidak boleh kemajon (mendahului kebijakan yang belum dipublikasikan, Red). Itu tunggu saja kabarnya nanti," ujar Denni saat kegiatan program Kartu Pra Kerja di Palembang, Kamis (26/9/2024).
Dia menyebutkan, sejak program itu dimulai pada 2020 atau di masa pandemi Covid-19, sudah sebanyak 59 juta orang mendaftar program Prakerja. Namun, hanya 18,9 juta orang yang disetujui ikut program Pra Kerja atau sekitar 12% dari total 150 juta orang angkatan kerja.
"Peminatnya cukup besar, bayangkan dari jumlah itu artinya hanya satu orang dari tiga pendaftar yang disetujui mendapat program Prakerja," katanya.
Di Sumatera Selatan, jumlah pendaftar program Pra Kerja cukup besar. Jumlah pendaftarnya sebanyak 1,49 juta orang. Sementara yang diterima hanya 602 ribu orang.
"Tidak semuanya diakomodir karena plot anggarannya terbatas menyesuaikan anggaran dari pemerintah," katanya.
Pj Gubernur Sumsel Elen Setiadi menambahkan keberlangsungan program Pra Kerja masih menunggu keputusan dari pemerintahan yang baru.
"Tunggu pemerintahan yang baru," ujar Elen yang juga Staf Ahli Bidang Regulasi, Penegakan Hukum, dan Ketahanan Ekonomi Kemenko Perekonomian.
Dia menyebut, dari jumlah penerima program Pra Kerja sebanyak 602 ribu di Sumsel, anggaran yang dikeluarkan pemerintah mencapai Rp 1,3 triliun. Ia menilai program itu tak sia-sia sebab alumni Pra Kerja banyak yang berhasil dan menjadi entrepreneur di berbagai bidang. Sehingga, Elen menilai program itu efektif meningkatkan SDM.
"Kita tadi bicara soal MoU agar ke depannya alumni Pra Kerja bisa diterima di pasar kerja dan menciptakan lapangan kerja baru," ungkapnya.
Sumber: https://www.detik.com/sumbagsel/berita/d-7559696/kelanjutan-prakerja-belum-pasti-manajemen-tunggu-transisi-pemerintahan
Kesempatan yang Sangat Berharga Ketika Mengikuti Kegiatan Sertifikasi dengan LSP MSDM Cipta Unggul, Karena Mampu Mengelola Kegiatan Sertifikasi dengan Baik, Begitu Juga Komunikasi Sebelum dan Sesudah Kegiatan.
Abdi Hamdani
Deputi Direktur PT. Restu Agung Wijaya
Banyak Pengalaman dan Wawasan ketika Mengikuti Sertifikasi Skema Direktur karena Asesor yang Sangat Kompeten di Bidangnya.
Elant Siswi Anggraeni
Director of HR Hotel Bumi Surabaya
Tantangan SDM Indonesia adalah bagaimana bersaing dengan meningkatkan kompetensi. LSP Cipta Unggul bersama Asosiasi semoga dapat mewujudkan SDM Unggul Berkompetensi.
Joko Suyono
Profesional
Dengan Asesor yang berkompeten dibidanganya, saya yakin LSP Cipta Unggul mampu memberikan sumbangsih bagi Sumber Daya Manusia Indonesia yang Berkompeten.
Pelaksanaan Sertifikasi Kompetensi Kerja (PSKK) Tahun 2024 Skema Staf SDM di STIAMAK, 26 Juni 2024
TUK Hotel 88 Jakarta, 18 Agustus 2024
Pelaksanaan Uji Kompetensi Tahun 2024 Skema Manajer SDM di Hotel 88 Mangga 2 Jakarta, 18 Agustus 2024
TUK Politeknik LP3I Cirebon, 28 Agustus 2024
Pelaksanaan Sertifikasi Kompetensi Skema Uji Staf Sumber Daya Manusia (SDM) di Politeknik LP3I Cirebon, 28 Agustus 2024
Kegiatan LSP Cipta Unggul
Tenaga kerja berhak memperoleh pengakuan kompetensi kerja sebagaimana yang diamanatkan didalam UU Ketenagakerjaan No 13 Tahun 2003. Pengakuan bisa dilakukan antara lain dengan ikut sertifikasi profesi.